20 Februari 2012

TUGAS KELOMPOK DAN PRIBADI MK SOSIOLOGI


Tugas Kelompok Sosiologi (sesuai kelompok yang sudah ditentukan)
1.      Mengumpulkan artikel dari koran, Jawa pos, kompas, surya+Sindo, koran lokal atau majalah Kristen, topik yang berkaitan dengan: (1) Efek media terhadap masyarakat, (2). Partai Politik Kristen, (3) Penutupan tempat ibadah (Gereja), (4). Pembubaran ormas yang anarkis.
2.      Dikumpulkan setiap pertemuan, mulai dari pertemuan ke-3 sampai pertemuan ke-13 artinya akan terkumpul masing-masing kelompok 10 artikel.
3.      Setelah artikel terkumpul:
a.      Buatlah sebuah analisis dengan hasil riset berkaitan dengan kasus yang dipilih (efek media terhadapa masyarakat, Partai Politik Kristen, Penutupan Tempat Ibadah (Gereja), pembubaran ormas yang anarkis ).
b.      Kemudian carilah 10 responden dan ditanyakan bagaimana pendapatnya tentang kasus tersebut?
c.       Bagaimana respon masyarakat terhadap adanya kasus tersebut, apakah ada pengaruh terhadap kehidupan mereka sehari-hari?
4.      Hasil laporan di ketik pada kertas A4 spasi 1,5 cm dan di kumpul sebelum UAS.

Tugas Pribadi: (masing-masing mahasiswa) 
  1. Pilihlah sebuah artikel bertema KORUPSI dari media cetak dan gunakan artikel tersebut untuk membuat sebuah esai (maksimal 500 kata). 
 Jika ada yang tidak jelas tanyakan ke dosen pengampu mata kuliah ini!
Catatan:

Pengertian Esai
Kata “essay” berasal dari bahasa Prancis, essai, artinya mencoba atau berusaha (a try or attempt). Esai adalah sebuah upaya mengkomunikasikan informasi, opini, atau perasaan, dan biasanya menyajikan argumen tentang sebuah topik. Definisinya, esai adalah tulisan pendek yang biasanya berisi pandangan penulis tentang subjek tertentu.
Esai adalah karangan prosa yang membahas suatu masalah secara sepintas lalu dari sudut pandang pribadi penulisnya. Pengarang esai disebut esais. Esai sebagai satu bentuk karangan dapat bersifat informal dan formal. Esai informal mempergunakan bahasa percakapan, dengan bentuk sapaan “saya” dan seolah-olah ia berbicara langsung dengan pembacanya. Adapun esai yang formal pendekatannya serius. Pengarang mempergunakan semua persyaratan penulisan.

Tipe-tipe Esai
Ada enam tipe esai, yaitu :
1. Esai deskriptif. Esai jenis ini dapat meluliskan subjek atau objek apa saja yang dapat menarik perhatian pengarang. Ia bisa mendeskripsikan sebuah rumah, sepatu, tempat rekreasi dan sebagainya.
2. Esai tajuk. Esai jenis ini dapat dilihat dalam surat kabar dan majalah. Esai ini mempunyai satu fungsi khusus, yaitu menggambarkan pandangan dan sikap surat kabar/majalah tersebut terhadap satu topik dan isu dalam masyarakat. Dengan Esai tajuk, surat kabar tersebut membentuk opini pembaca. Tajuk surat kabar tidak perlu disertai dengan nama penulis.
3. Esai cukilan watak. Esai ini memperbolehkan seorang penulis membeberkan beberapa segi dari kehidupan individual seseorang kepada para pembaca. Lewat cukilan watak itu pembaca dapat mengetahui sikap penulis terhadap tipe pribadi yang dibeberkan. Disini penulis tidak menuliskan biografi. Ia hanya memilih bagian-bagian yang utama dari kehidupan dan watak pribadi tersebut.
4. Esai pribadi, hampir sama dengan esai cukilan watak. Akan tetapi esai pribadi ditulis sendiri oleh pribadi tersebut tentang dirinya sendiri. Penulis akan menyatakan “Saya adalah saya. Saya akan menceritakan kepada saudara hidup saya dan pandangan saya tentang hidup”. Ia membuka tabir tentang dirinya sendiri.
5. Esai reflektif. Esai reflektif ditulis secara formal dengan nada serius. Penulis mengungkapkan dengan dalam, sungguh-sungguh, dan hati-hati beberapa topik yang penting berhubungan dengan hidup, misalnya kematian, politik, pendidikan, dan hakikat manusiawi. Esai ini ditujukan kepada para cendekiawan.
6. Esai kritik. Dalam esai kritik penulis memusatkan diri pada uraian tentang seni, misalnya, lukisan, tarian, pahat, patung, teater, kesusasteraan. Esai kritik bisa ditulis tentang seni tradisional, pekerjaan seorang seniman pada masa lampau, tentang seni kontemporer. Esai ini membangkitkan kesadaran pembaca tentang pikiran dan perasaan penulis tentang karya seni. Kritik yang menyangkut karya sastra disebut kritik sastra.

Ciri-ciri Esai
  1. Berbentuk prosa, artinya dalam bentuk komunikasi biasa, menghindarkan penggunaan bahasa dan ungkapan figuratif.
  2. Menggunakan bahasa yang sangat pribadi atau personal. Ciri personal dalam penulisan esai adalah pengungkapan penulis sendiri tentang kediriannya, pandangannya, sikapnya, pikirannya, dan dugaannya kepada pembaca.
  3. Cenderung sederhana, padat dan focus pada masalah. artinya penulis memilih segi-segi yang penting dan menarik dari objek dan subjek yang hendak ditulis. Penulis memilih aspek tertentu saja untuk disampaikan kepada para pembaca.
  4. Penulis bersifat meyakinkan pembaca untuk menerima pendapat penulis.
Lakukan kegiatan ini !
  1. bacalah esai “KORUPSI” !
  2. temukan pokok pikiran esai
  3. selanjutnya, catatlah pokok pikirannya!
  4. sampaikan ide atau pendapat penulis esai!
  5. ungkapkan penggunaan bahasa dalam esai!
  6. kemudian, simpulkan isi esai!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Seseorang di segani dan di hormati bukan karena apa yang di perolehnya, Melainkan apa yang telah di berikannya. Tak berhasil bukan karena gagal tapi hanya menunggu waktu yang tepat untuk mencoba lagi menjadi suatu keberhasilan hanya orang gagal yang merasa dirinya selalu berhasil dan tak mau belajar dari kegagalan

BERITA TERKINI

« »
« »
« »
Get this widget

My Blog List

Komentar